
Petting = Menyentuh dan memijat daerah rangsangan seksual dengan berpakaian (Rabaan atau petting). Grinding = Saling menggesek-gesekkan tubuh dengan tekanan secara bersamaan di ddaerah rangsangan seksual dengan berpakaian (juga disebut dry humping). Jadi bisa saja sampai telinga dan sekitarnya. Kata wikipedia tidak hanya terbatas pada leher. Necking = Secara bahasa artinya berpelukan (bukan pelukan kemenangan para pemain olahraga, bukan pelukan saat sedih, bukan pelukan dari orangtua ke anak). Cipika-cipiki (cium pipi kanan- cium pipi kiri), sampai french kiss. Kissing = Berciuman biasanya identik dengan ciuman di bibir (cium tangan orang tua dan cium di jidat dari orangtua tidak termasuk). Lalu kembali ke masalah Apa Itu Kissing, Necking, Petting, dan Intercourse, nah ini saya mendapat artikel menarik Namun, itu adalah mengingat bahwa kaum muda dan belum siap menikah akan terlibat dalam keruwetan dari aktivitas seksual yang tidak aman, walau tidak bisa dipastikan penyakit-penyakit yang berasal dari hubungan seks liar bisa dihindari menggunakan cara ini. Mereka menganjurkan "komprehensif" atau pendidikan "seks aman", antara lain, bimbingan eksplisit pada penggunaan kondom dan kontrasepsi lain. Telah lama pendidikan seks diajarkan di sekolah-sekolah oleh pemerintah. Untuk beberapa masalah yang timbul dari perilaku seksual kita seperti populasi, ada solusi yang tepat yakni apa yang kita sebut sebagai kontrol kelahiran yang digunakan ketika melakukan hubungan seksual. Namun, dalam budaya saat ini peningkatan keanekaragaman dan kemajemukan, cara dan sarana menemukan gairah seksualitas seseorang dan belajar berhubungan dengan orang lain dalam hal seks juga semakin kompleks. Mungkin karena berciuman adalah salah satu ekspresi awal manusia belajar tentang cinta. Fantasi nikmat dalam berciuman dan ekspresi seksualitas lainnya tidak pandang bulu pada siapapun sasaran mereka baik tua maupun muda. Dari sejarah bisa kita lihat banyak orang membuang energi mereka untuk menulis, bernyanyi, bermain, berjuang, dan mati untuk mendapatkan “Kiss” seorang putri, atau pangeran, kesatria yang tampan.
